KATAKANLAH YANG BENAR WALAUPUN PAHIT AKIBATNYA
http://fadhlulfahmi.blogspot.com/
Thursday, June 04, 2009
Aksi Damai Solidaritas Para Blogger - Bebaskan Ibu Prita



mari kita tunjukan rasa peduli sebagai komunitas blogger, untuk membebaskan ibu prita mulyasari, dengan cara copy paste post ini, atau copy dan pajang banner di atas.

Citra layanan publik kembali tercoreng dengan kejadian beberapa waktu lalu dimana seorang ibu dari dua balita menjadi korban mal praktek dan diperlakukan tidak layak oleh rumah sakit OMNI International, Tangerang.

Ibu prita ini di tuntut oleh pihak rumah sakit dengan tuduhan mencemarkan nama baik setelah melayangkan surat pembaca di detik.com. Setelah melalui proses persidangan perdata, ibu prita kalah dalam persidangan dan saat ini ibu prita sedang mengajukan proses naik banding dan selain itu Ibu Prita juga di jerat Pasal 27 Undang-Undang nomor 11 tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik. Betapa bagusnya negara tercinta kita ini dimana seorang konsumen yang merasa kecewa seharusnya bisa mengajukan komplain karena kita sebagai seorang konsumen sudah dilindungi oleh undang-undang no 3 tahun 1999 tentang perlindungan konsumen.

Dengan adanya proses naik banding tersebut, dari jaksa malah menahan Ibu Prita sampai proses persidangan hari kamis mendatang di penjara wanita Tangerang.

Seperti pada koran tempo melaporkan :

sudah tak terbilang berapa kali Khairan dan Ranarya menanyakan di mana ibu mereka. Setiap menjelang tidur dan bangun dari peraduan, keduanya mencari sang ibu sambil menangis. “Bunda mana? Bundaaaaa,” jerit Ananta, 3 tahun, kala terjaga.

“Saya jawab, ‘Ibu sedang dirawat di rumah sakit,” tutur Andri, 30 tahun, dengan wajah sedih di rumahnya, Bintaro Sektor 9, Tangerang Selatan. Lantaran istrinya tak kunjung pulang, Andri terpaksa mengganti asupan ASI untuk anak bungsunya dengan susu formula. Ranarya, 1 tahun 3 bulan, diasuh bergantian oleh Andri dan pembantu rumah tangganya.

Seperti kita ketahui rumah sakit sekarang ini memang untuk tempat orang sakit namun dari surat pembaca dari Ibu Prita saya bisa melihat dimana wajah rumah sakit sekarang ini tidak lebih dari sebuah perusahaan yang ingin mencari keuntungan sebanyak-banyaknya tanpa sedikitpun memperdulikan suara-suara sumbang dari para konsumen yang merasa kecewa dengan layanan publik yang mereka berikan. Maka jangan disalahkan kalau banyak konsumen beralih ke rumah sakit di luar negeri seperti di Singapore atau di Malaysia untuk bisa mendapatkan pelayanan yang lebih baik, lebih manusiawi dan lebih profesional.

Untuk itu seperti ajakan para blogger lainnya, saya mengajak anda semua para blogger untuk juga memberikan dukungan kepada Ibu Prita supaya di bebaskan dan kasusnya bisa segera di atasi.

Aksi ini bukan aksi provokator, hanya merupakan aksi solidaritas para blogger yang ingin membuka suara dengan harapan suara kita di dengar oleh mereka yang terketuk hatinya untuk memperbaiki pelayanan publik yang sudah banyak memakan korban.

Bagi anda para blogger yang ingin berpartisipasi mendukung aksi damai solidaritas ini bisa melihat website resminya dan cara untuk memberikan dukungan anda di :

http://ibuprita.suatuhari.com/

Labels:


posted by fahmi @ 12:45 AM   1 comments
Wednesday, June 03, 2009
Kisah Email yang membawa petaka
RS Omni Dapatkan Pasien dari Hasil Lab Fiktif
Prita Mulyasari - suaraPembaca

Jangan sampai kejadian saya ini akan menimpa ke nyawa manusia lainnya. Terutama anak-anak, lansia, dan bayi. Bila anda berobat berhati-hatilah dengan kemewahan rumah sakit (RS) dan title international karena semakin mewah RS dan semakin pintar dokter maka semakin sering uji coba pasien, penjualan obat, dan suntikan.

Saya tidak mengatakan semua RS international seperti ini tapi saya mengalami kejadian ini di RS Omni International. Tepatnya tanggal 7 Agustus 2008 jam 20.30 WIB. Saya dengan kondisi panas tinggi dan pusing kepala datang ke RS OMNI Internasional dengan percaya bahwa RS tersebut berstandard International, yang tentunya pasti mempunyai ahli kedokteran dan manajemen yang bagus.

Saya diminta ke UGD dan mulai diperiksa suhu badan saya dan hasilnya 39 derajat. Setelah itu dilakukan pemeriksaan darah dan hasilnya adalah thrombosit saya 27.000 dengan kondisi normalnya adalah 200.000. Saya diinformasikan dan ditangani oleh dr Indah (umum) dan dinyatakan saya wajib rawat inap. dr I melakukan pemeriksaan lab ulang dengan sample darah saya yang sama dan hasilnya dinyatakan masih sama yaitu thrombosit 27.000.

dr I menanyakan dokter specialist mana yang akan saya gunakan. Tapi, saya meminta referensi darinya karena saya sama sekali buta dengan RS ini. Lalu referensi dr I adalah dr H. dr H memeriksa kondisi saya dan saya menanyakan saya sakit apa dan dijelaskan bahwa ini sudah positif demam berdarah.

Mulai malam itu saya diinfus dan diberi suntikan tanpa penjelasan atau izin pasien atau keluarga pasien suntikan tersebut untuk apa. Keesokan pagi, dr H visit saya dan menginformasikan bahwa ada revisi hasil lab semalam. Bukan 27.000 tapi 181.000 (hasil lab bisa dilakukan revisi?). Saya kaget tapi dr H terus memberikan instruksi ke suster perawat supaya diberikan berbagai macam suntikan yang saya tidak tahu dan tanpa izin pasien atau keluarga pasien.

Saya tanya kembali jadi saya sakit apa sebenarnya dan tetap masih sama dengan jawaban semalam bahwa saya kena demam berdarah. Saya sangat khawatir karena di rumah saya memiliki 2 anak yang masih batita. Jadi saya lebih memilih berpikir positif tentang RS dan dokter ini supaya saya cepat sembuh dan saya percaya saya ditangani oleh dokter profesional standard Internatonal.

Mulai Jumat terebut saya diberikan berbagai macam suntikan yang setiap suntik tidak ada keterangan apa pun dari suster perawat, dan setiap saya meminta keterangan tidak mendapatkan jawaban yang memuaskan. Lebih terkesan suster hanya menjalankan perintah dokter dan pasien harus menerimanya. Satu boks lemari pasien penuh dengan infus dan suntikan disertai banyak ampul.

Tangan kiri saya mulai membengkak. Saya minta dihentikan infus dan suntikan dan minta ketemu dengan dr H. Namun, dokter tidak datang sampai saya dipindahkan ke ruangan. Lama kelamaan suhu badan saya makin naik kembali ke 39 derajat dan datang dokter pengganti yang saya juga tidak tahu dokter apa. Setelah dicek dokter tersebut hanya mengatakan akan menunggu dr H saja.

Esoknya dr H datang sore hari dengan hanya menjelaskan ke suster untuk memberikan obat berupa suntikan lagi. Saya tanyakan ke dokter tersebut saya sakit apa sebenarnya dan dijelaskan saya kena virus udara. Saya tanyakan berarti bukan kena demam berdarah. Tapi, dr H tetap menjelaskan bahwa demam berdarah tetap virus udara. Saya dipasangkan kembali infus sebelah kanan dan kembali diberikan suntikan yang sakit sekali.

Malamnya saya diberikan suntikan 2 ampul sekaligus dan saya terserang sesak napas selama 15 menit dan diberikan oxygen. Dokter jaga datang namun hanya berkata menunggu dr H saja.

Jadi malam itu saya masih dalam kondisi infus. Padahal tangan kanan saya pun mengalami pembengkakan seperti tangan kiri saya. Saya minta dengan paksa untuk diberhentikan infusnya dan menolak dilakukan suntikan dan obat-obatan.

Esoknya saya dan keluarga menuntut dr H untuk ketemu dengan kami. Namun, janji selalu diulur-ulur dan baru datang malam hari. Suami dan kakak-kakak saya menuntut penjelasan dr H mengenai sakit saya, suntikan, hasil lab awal yang 27.000 menjadi revisi 181.000 dan serangan sesak napas yang dalam riwayat hidup saya belum pernah terjadi. Kondisi saya makin parah dengan membengkaknya leher kiri dan mata kiri.

dr H tidak memberikan penjelasan dengan memuaskan. Dokter tersebut malah mulai memberikan instruksi ke suster untuk diberikan obat-obatan kembali dan menyuruh tidak digunakan infus kembali. Kami berdebat mengenai kondisi saya dan meminta dr H bertanggung jawab mengenai ini dari hasil lab yang pertama yang seharusnya saya bisa rawat jalan saja. dr H menyalahkan bagian lab dan tidak bisa memberikan keterangan yang memuaskan.

Keesokannya kondisi saya makin parah dengan leher kanan saya juga mulai membengkak dan panas kembali menjadi 39 derajat. Namun, saya tetap tidak mau dirawat di RS ini lagi dan mau pindah ke RS lain. Tapi, saya membutuhkan data medis yang lengkap dan lagi-lagi saya dipermainkan dengan diberikan data medis yang fiktif.

Dalam catatan medis diberikan keterangan bahwa bab (buang air besar) saya lancar padahal itu kesulitan saya semenjak dirawat di RS ini tapi tidak ada follow up-nya sama sekali. Lalu hasil lab yang diberikan adalah hasil thrombosit saya yang 181.000 bukan 27.000.

Saya ngotot untuk diberikan data medis hasil lab 27.000 namun sangat dikagetkan bahwa hasil lab 27.000 tersebut tidak dicetak dan yang tercetak adalah 181.000. Kepala lab saat itu adalah dr M dan setelah saya komplain dan marah-marah dokter tersebut mengatakan bahwa catatan hasil lab 27.000 tersebut ada di Manajemen Omni. Maka saya desak untuk bertemu langsung dengan Manajemen yang memegang hasil lab tersebut.

Saya mengajukan komplain tertulis ke Manajemen Omni dan diterima oleh Og(Customer Service Coordinator) dan saya minta tanda terima. Dalam tanda terima tersebut hanya ditulis saran bukan komplain. Saya benar-benar dipermainkan oleh Manajemen Omni dengan staff Og yang tidak ada service-nya sama sekali ke customer melainkan seperti mencemooh tindakan saya meminta tanda terima pengajuan komplain tertulis.

Dalam kondisi sakit saya dan suami saya ketemu dengan Manajemen. Atas nama Og (Customer Service Coordinator) dan dr G (Customer Service Manager) dan diminta memberikan keterangan kembali mengenai kejadian yang terjadi dengan saya.

Saya benar-benar habis kesabaran dan saya hanya meminta surat pernyataan dari lab RS ini mengenai hasil lab awal saya adalah 27.000 bukan 181.000. Makanya saya diwajibkan masuk ke RS ini padahal dengan kondisi thrombosit 181.000 saya masih bisa rawat jalan.

Tanggapan dr G yang katanya adalah penanggung jawab masalah komplain saya ini tidak profesional sama sekali. Tidak menanggapi komplain dengan baik. Dia mengelak bahwa lab telah memberikan hasil lab 27.000 sesuai dr M informasikan ke saya. Saya minta duduk bareng antara lab, Manajemen, dan dr H. Namun, tidak bisa dilakukan dengan alasan akan dirundingkan ke atas (Manajemen) dan berjanji akan memberikan surat tersebut jam 4 sore.

Setelah itu saya ke RS lain dan masuk ke perawatan dalam kondisi saya dimasukkan dalam ruangan isolasi karena virus saya ini menular. Menurut analisa ini adalah sakitnya anak-anak yaitu sakit gondongan namun sudah parah karena sudah membengkak. Kalau kena orang dewasa laki-laki bisa terjadi impoten dan perempuan ke pankreas dan kista.

Saya lemas mendengarnya dan benar-benar marah dengan RS Omni yang telah membohongi saya dengan analisa sakit demam berdarah dan sudah diberikan suntikan macam-macam dengan dosis tinggi sehingga mengalami sesak napas. Saya tanyakan mengenai suntikan tersebut ke RS yang baru ini dan memang saya tidak kuat dengan suntikan dosis tinggi sehingga terjadi sesak napas.

Suami saya datang kembali ke RS Omni menagih surat hasil lab 27.000 tersebut namun malah dihadapkan ke perundingan yang tidak jelas dan meminta diberikan waktu besok pagi datang langsung ke rumah saya. Keesokan paginya saya tunggu kabar orang rumah sampai jam 12 siang belum ada orang yang datang dari Omni memberikan surat tersebut.

Saya telepon dr G sebagai penanggung jawab kompain dan diberikan keterangan bahwa kurirnya baru mau jalan ke rumah saya. Namun, sampai jam 4 sore saya tunggu dan ternyata belum ada juga yang datang ke rumah saya. Kembali saya telepon dr G dan dia mengatakan bahwa sudah dikirim dan ada tanda terima atas nama Rukiah.

Ini benar-benar kebohongan RS yang keterlaluan sekali. Di rumah saya tidak ada nama Rukiah. Saya minta disebutkan alamat jelas saya dan mencari datanya sulit sekali dan membutuhkan waktu yang lama. LOgkanya dalam tanda terima tentunya ada alamat jelas surat tertujunya ke mana kan? Makanya saya sebut Manajemen Omni pembohon besar semua. Hati-hati dengan permainan mereka yang mempermainkan nyawa orang.

Terutama dr G dan Og, tidak ada sopan santun dan etika mengenai pelayanan customer, tidak sesuai dengan standard international yang RS ini cantum.

Saya bilang ke dr G, akan datang ke Omni untuk mengambil surat tersebut dan ketika suami saya datang ke Omni hanya dititipkan ke resepsionis saja dan pas dibaca isi suratnya sungguh membuat sakit hati kami.

Pihak manajemen hanya menyebutkan mohon maaf atas ketidaknyamanan kami dan tidak disebutkan mengenai kesalahan lab awal yang menyebutkan 27.000 dan dilakukan revisi 181.000 dan diberikan suntikan yang mengakibatkan kondisi kesehatan makin memburuk dari sebelum masuk ke RS Omni.

Kenapa saya dan suami saya ngotot dengan surat tersebut? Karena saya ingin tahu bahwa sebenarnya hasil lab 27.000 itu benar ada atau fiktif saja supaya RS Omni mendapatkan pasien rawat inap.

Dan setelah beberapa kali kami ditipu dengan janji maka sebenarnya adalah hasil lab saya 27.000 adalah fiktif dan yang sebenarnya saya tidak perlu rawat inap dan tidak perlu ada suntikan dan sesak napas dan kesehatan saya tidak makin parah karena bisa langsung tertangani dengan baik.

Saya dirugikan secara kesehatan. Mungkin dikarenakan biaya RS ini dengan asuransi makanya RS ini seenaknya mengambil limit asuransi saya semaksimal mungkin. Tapi, RS ini tidak memperdulikan efek dari keserakahan ini.

Sdr Og menyarankan saya bertemu dengan direktur operasional RS Omni (dr B). Namun, saya dan suami saya sudah terlalu lelah mengikuti permainan kebohongan mereka dengan kondisi saya masih sakit dan dirawat di RS lain.

Syukur Alhamdulilah saya mulai membaik namun ada kondisi mata saya yang selaput atasnya robek dan terkena virus sehingga penglihatan saya tidak jelas dan apabila terkena sinar saya tidak tahan dan ini membutuhkan waktu yang cukup untuk menyembuhkan.

Setiap kehidupan manusia pasti ada jalan hidup dan nasibnya masing-masing. Benar. Tapi, apabila nyawa manusia dipermainkan oleh sebuah RS yang dipercaya untuk menyembuhkan malah mempermainkan sungguh mengecewakan.

Semoga Allah memberikan hati nurani ke Manajemen dan dokter RS Omni supaya diingatkan kembali bahwa mereka juga punya keluarga, anak, orang tua yang tentunya suatu saat juga sakit dan membutuhkan medis. Mudah-mudahan tidak terjadi seperti yang saya alami di RS Omni ini.

Saya sangat mengharapkan mudah-mudahan salah satu pembaca adalah karyawan atau dokter atau Manajemen RS Omni. Tolong sampaikan ke dr G, dr H, dr M, dan Og bahwa jangan sampai pekerjaan mulia kalian sia-sia hanya demi perusahaan Anda. Saya informasikan juga dr H praktek di RSCM juga. Saya tidak mengatakan RSCM buruk tapi lebih hati-hati dengan perawatan medis dari dokter ini.

Salam,
Prita Mulyasari
Alam Sutera
prita.mulyasari@yahoo.com
081513100600

sumber : disini

Labels:


posted by fahmi @ 7:35 PM   0 comments
Thursday, May 28, 2009
detikcom : Messi, Pemain Terbaik Dunia Selanjutnya?
title : Messi, Pemain Terbaik Dunia Selanjutnya?
summary : Penampilan gemilang Lionel Messi musim ini berpuncak pada sukses mengantar Barcelona menjuarai Liga Champions. Inikah pertanda dia bakal menjadi pemain terbaik dunia? (read more)

posted by fahmi @ 8:35 PM   0 comments
Wednesday, May 27, 2009
Top 15 Fakultas Kedokteran Di Indonesia
Survei ini dimaksudkan untuk mengetahui peringkat perguruan tinggi pada masing-masing program studi, sehingga diharapkan para pembaca terutama pada calon mahasiswa maupun orang tua yang memiliki anak yang hendak memasuki PT memiliki pengetahuan yang cukup mengenai perguruan yang akan dipilih.

Dalam survei ini, yang menjadi responden adalah para ketua program studi. Mereka dipilih karena telah mengenal serta memiliki pengetahuan yang mendalam mengenai program studi yang dipimpinnya.

METODOLOGI

Berdasarkan survei yang dilakukan PDAT, Pusat Data Analisa Tempo dari bulan Januari sampai Februari 2007, sebanyak 183 ketua program studi dari 9 jenis Prodi mengembalikan kuesioner yang dikirimkan. Program studi itu diantaranya Akutansi, Hukum, Ilmu Komunikasi, Kedokteran, Manajemen, Sastra Inggris, Teknik Arsitektur, Teknik Industri, Teknik Informatika.

Dalam survei ini masing-masing responden memilih 10 PT terbaik berdasarkan jenis Prodi. Disamping itu para responden mengisi data-data akademik prodi yang mereka pimpin.Untuk mendapatkan peringkat PT terbaik digunakan metode analisi pemeringkatan thurstone. Pengukuran diambil dari peringkat PT yang disebut responden dari peringkat 1 (terbaik pertama) sampai peringkat 10 (terbaik ke-10). Dengan metode ini dapat dilihat bagaimana perguruan yang satu memperoleh peringkat lebih tinggi dibandingkan PT lainnya.

TEMUAN KUNCI

Sebagian besar PT yang masuk the Best Top 10, adalah PTN serta PT yang berada di Jawa, sebanyak 61% dari PT yang masuk urutan 10 besar berstatus negeri dan 90% berada di Jawa.

TOP PRODI KEDOKTERAN

1. UI (BHMN) – Jakarta

2. UGM (BHMN) – Yogyakarta

3. UNAIR (BHMN) – Surabaya

4. UNPAD (Negeri) – Bandung

5. UNDIP (Negeri) – Semarang

6. UNHAS (Negeri) – Makkasar

7. USU (BHMN) – Medan

8. TRISAKTI (Swasta) – Jakarta

9. UNSRI (Negeri) – Palembang

10. UDAYANA (Negeri) – Denpasar

11. ATMAJAYA (Swasta) – Jakarta

12. ANDALAS (Negeri) – Padang

13.UNIBRAW (Negeri) – Malang

14.Maratha (Swasta) – Bandung

15. UNS (Negeri) – Surakarta


SUMBER : www.pdat.co.id

Labels:


posted by fahmi @ 11:18 PM   0 comments
Sunday, May 24, 2009
Lomba Blog tahun 2009
Ikuti lomba-lomba dibawah ini, ada untuk kategori pelajar, mahasiswa, umum, dan guru. Daftarkan segera sebelum deadline.

I. LOMBA BLOG KEBAHASAAN DAN KESASTRAAN PUSAT BAHASA DAN BALAI BAHASA BANDUNG TAHUN 2009

A. TEMA KEGIATAN
Lomba Blog Kebahasaan dan Kesastraan 2009 ini mengusung tema “Penggunaan Bahasa Indonesia di Media Internet". B. PESERTA Lomba ini terbuka bagi siapa saja. Jumlah, latar belakang usia, pendidikan, dan kewarganegaraan, serta domisili peserta tidak dibatasi. Namun, [...]

LOMBA BLOG KEBAHASAAN DAN KESASTRAAN PUSAT BAHASA DAN BALAI BAHASA BANDUNG TAHUN 2009
A. TEMA KEGIATAN

Lomba Blog Kebahasaan dan Kesastraan 2009 ini mengusung tema “Penggunaan Bahasa Indonesia di Media Internet".



B. PESERTA

Lomba ini terbuka bagi siapa saja. Jumlah, latar belakang usia, pendidikan, dan kewarganegaraan, serta domisili peserta tidak dibatasi. Namun, berkenaan dengan hadiah uang yang disediakan oleh panitia, pajak dan biaya transfer/pengiriman ditanggung oleh peserta pemenang.



C. KETENTUAN LOMBA

1. Kompetisi Blog akan berlangsung mulai tanggal 27 Februari s.d. 31 Juli 2009.

2. Pemutakhiran (updating) dilakukan dengan pemajangan (posting) artikel.

3. Penggubah blog dapat berinteraksi dengan pembaca dan mengembangkan diskusi tentang isu kebahasaan dan kesastraan Indonesia. Interaksi dan diskusi itu dapat dianggap sebagai pemutakhiran.

4. Peserta bebas berkreasi untuk mengembangkan tema lomba sejauh tidak dimaksudkan untuk menyerang pribadi, mengeksploitasi pornografi, atau memicu konflik SARA.

5. Foto atau bentuk grafis lain dapat digunakan untuk menunjang isi ataupun tampilan blog sejauh tidak bersifat mempromosikan produk atau jasa secara komersial. Penggunaan foto atau gambar tidak boleh melanggar hak cipta (copy rights).

6. Penyelenggara berhak menganulir materi blog yang tidak sesuai dengan tema atau mengarah ke pornografi atau konflik SARA (suku, agama, ras, dan antargolongan).

7. Materi yang diikutsertakan pada kompetisi blog ini (artikel ataupun foto/gambar) akan menjadi hak milik Balai Bahasa Bandung. Materi terpilih akan menjadi salah satu artikel yang akan mengisi laman balaibahasabandung.web.id.

8. Keputusan tentang pemenang adalah hak prerogratif Balai Bahasa Bandung dan tidak dapat diganggu-gugat.


D. PERSYARATAN LOMBA

1. Isi blog dibatasi hanya pada masalah kebahasaan dan/atau kesastraan Indonesia.

2. Pembahasan boleh difokuskan hanya pada aspek tertentu dari bahasa dan sastra Indonesia.

3. Isi blog terutama memuat gagasan penggubah blog, yang dapat berupa pengembangan tanggapan pembaca.

4. Setelah melewati proses registrasi, peserta harus memutakhirkan (meng-up date) blognya secara berkala dengan pemajangan artikel ataupun diskusi/interaksi dengan pembaca.

5. Pemutakhiran blog dilakukan sampai dengan tenggat waktu yang telah ditetapkan oleh penyelenggara kompetisi.

6. Memasang button di bawah ini secara permanen pada blog yang didaftarkan. Button dapat dipasang di header, di sidebar, atau di footer; tetapi bukan sebagai bagian dari posting. Button juga seharusnya ditampilkan di setiap halaman posting dan page yang relevan.


"balaibahasabandung.web.id"


E. PENILAIAN

Beberapa hal yang dijadikan dasar penilaian untuk lomba blog ini adalah sebagai berikut.
1. Orisinalitas gagasan penggubah blog.

2. Nilai ilmiah gagasan penggubah blog.

3. Kreativitas penggarapan materi yang sesuai dengan tema dan tujuan lomba.

4. Popularitas blog yang ditunjukkan oleh banyaknya respon pembaca.



F. DEWAN JURI

Yang bertindak sebagai dewan juri pada lomba blog ini adalah

1. pakar bahasa dan sastra,

pakar IT

pakar jurnalistik dan publikasi



HADIAH

Hadiah yang akan diterima pemenang lomba blog adalah sebagai berikut.



Juara I : Rp4.000.000,-

Juara II : Rp3.000.000,-

Juara III : Rp2.500.000,-

Juara Harapan I : Rp2.000.000,-

Juara Harapan II : Rp1.500.000,-

Juara Harapan III : Rp1.000.000,-



PENGUMUMAN PEMENANG

Pemenang lomba blog akan diumumkan dalam acara Final Duta Bahasa Tingkat Nasional pada bulan Oktober 2009. Pengumuman ini akan ditampilkan pula di laman Pusat Bahasa (http://www.diknas.pusba.or.id) dan di laman Balai Bahasa Bandung (http://www.balaibahasabandung.web.id).

Sumber: Situs Balai Bahasa Bandung


II. Lomba Cerpen Science Fiction (SIFIC)

Latar Belakang

"Fiksi ilmiah akan memungkinkan kita semua untuk mengupas realitas dan menemukan kebenaran di dalamnya." (Arthur C. Clarke)

Fiksi ilmiah adalah suatu bentuk fiksi spekulatif yang terutama membahas tentang pengaruh sains dan teknologi yang diimajinasikan terhadap masyarakat dan para individual. Di dunia sastra Indonesia, genre yang satu ini agak jarang disentuh. Tetapi di dunia sastra internasional, genre ini adalah genre yang sudah ada sejak pertengahan Abad 19. Jules Verne, yang kerap disebut-sebut sebagai Bapak Fiksi Sains menerbangkan balon udara dalam cerita mengelilingi dunia dengan balon selama delapan belas hari, sebelum Zeppelin menemukan balon udara; membantu NASA meluncurkan Apollo 11 dalam novelnya From The Earth to the Moon. Verne tidak menganggap novel-novelnya hanyalah khayalan. Dia yakin ada ilmuwan yang dapat mewujudkan imajinasi-imajinasi nya itu.

Di situlah letak keindahan sebuah fiksi-sains, bercerita melebihi jamannya. Yang patut digaris bawahi adalah pandangan pengarang tentang masa depan tidak hanya berpijak pada sudut pandang imajinasi semata, melainkan juga dari kaca mata ilmu pengetahuan. Berdasarkan kalkulasi akurat tentang perkembangan ilmu pengetahuan dan penemuan-penemuan dimasa sekarang, pengarang menciptakan sebuah imaji masa depan tentang keadaan masyarakat atau makhluk lain yang berada di luar khayalan manusia di abadnya. Kemudian timbul pula pertanyaan, mengapa di Indonesia masih sedikit penulis fiksi ilmiah? Apakah karena para ilmuwan kita tidak memiliki bakat mengarang dan para pengarang kita tidak punya latar belakang sains.

Menjawab pertanyaan ini maka Himpunan Mahasiswa Fisika (HIMAFIS) Universitas Brawijaya, Malang akan mengadakan acara Science Fiction dengan

Tema : Leading our future with imagination

Dengan Sub Tema Sebagai berikut:
1. Bagaimana sains merubah masa depan Indonesia
2. Mitologi Indonesia dalam Bingkai Sains
3. Indonesia tahun 2030

Peserta : Umum
Pengumpulan : 4 Mei - 4 Juni 2009

Persyaratan cerpen yang dilombakan :
- Cerpen harus karya asli penulis/pengarang; bukan terjemahan atau saduran
- Cerpen mengandung unsur sains, pendidikan, tidak bermuatan pornografi dan SARA.
- Cerpen belum pernah dipublikasikan di media massa, dan tidak sedang diikutsertakan dalam perlombaan lain
- Cerpen diketik dengan komputer dalam kertas A4 margin 4-3-3-3 spasi 1,5. Panjang 4 - 8 halaman; Times New Roman 12.
- Peserta boleh mengirimkan lebih dari 1 judul cerpen sesuai dengan tema
- Pendaftaran Rp. 20.000 / Cerpen
- Karya dikirim dalam bentuk hard copy dan HARUS disertai soft copy (dalam CD), formulir pendaftaran yang bisa di download pada web www.himafis. brawijaya. ac.id/sific2009. html dan fotokopi pengenal (KTP/KTM/SIM/ Paspor), dan bukti pembayaran.
- Naskah dikirim ke Panitia Science Fiction (SIFIC) Kesekretariatan Himpunan Mahasiswa Fisika Jurusan Fisika Fakultas MIPA Universitas Brawijaya. Jl. Veteran no 1 Malang 65145
- Batas terakhir pengiriman naskah 4 Juni 2009 (Cap Pos)
- Semua naskah cerpen yang masuk sudah menjadi hak milik panitia
- Dipilih 30 nominator yang cerpennya akan diterbitkan oleh Bisnis2030 Online Publisher (Internet Business Provider) Webstore: www.bookoopedia. com

Aspek- Aspek yang dinilai adalah :
1. Base on Science (30%)
2. Kesesuaian dengan tema (25%)
3. Unsur-unsur Instrinsik (plot, setting, penokohan dll) (25%)
4. Pesan moral (20%)

Dewan juri
1. Ir. D.J Djoko. H.S M.Phil.,Ph.D
2. Evi Widiarti (Perwakilan dari Bisnis2030)

Pengumuman pemenang Juara I, II, III dan nominator akan diumumkan pada acara seminar kepenulisan Fiksi Ilmiah dalam Sastra Indonesia pada tanggal 13 juni 2009 atau bisa langsung dilihat web HIMAFIS : www.himafis. brawijaya. ac.id


III. Lomba Menulis Guyonan Novel Seribu Tahun Cahaya
Penerbit buku Pustaka Bimasakti menyelenggarakan lomba menulis guyonan untuk novel Seribu Tahun Cahaya.

Ketentuan:
1. Lomba terbuka bagi siapa jua, laki-laki ataupun perempuan, anak-anak, orang dewasa, maupun manula.
2. Isi tulisan bebas, tidak dibatasi kriteria tertentu. Tulisan bisa berupa resensi novel, apresiasi, kritik, maupun celaan. (Kapan lagi bisa mencela orang malah dapat uang?)
3. Tulisan bisa berisi, misalnya, tentang apa yang Anda sukai dan tidak Anda sukai dari novel Seribu Tahun Cahaya.
4. Tulisan boleh serius, tapi lebih disukai yang santai dan bergaya guyonan.
5. Tulisan tidak harus mematuhi ejaan yang baku karena tidak ada guru bahasa Indonesia yang dilibatkan menjadi juri.
6. Tulisan boleh dicetak di atas kertas HVS, boleh juga ditulis tangan asalkan bisa dibaca. Tidak ada batasan mengenai jenis dan ukuran huruf, spasi, serta batasan panjang tulisan. 7.

Tulisan harus dilampiri: Fotokopi kartu pengenal yang masih berlaku (KTP, SIM, KTM, atau yang lain). Biodata singkat penulis, termasuk alamat email dan nomor yang bisa dihubungi.
Jika Anda yakin menjadi pemenang, tulis juga nomor rekening bank Anda.

Guntingan kupon lomba yang terdapat di pembatas buku di dalam novel. Anda bisa mendapatkan novel Seribu Tahun Cahaya di toko buku Gramedia, Gunung Agung, Karisma, dan toko-toko buku utama lainnya.
Anda yang tinggal jauh dari toko buku utama bisa membelinya lewat SMS. (Info selengkapnya silakan klik http://seributahunc ahaya.multiply. com).

8. Tulisan bisa disertai dengan kartun atau gambar yang relevan dengan isi novel. Boleh juga disertai materi-materi lain yang masih berkaitan dengan novel, misalnya kliping, majalah, fotokopian, atau materi lainnya.
9. Masukkan semua materi ke dalam amplop. Tulis di pojok kiri atas amplop: LOMBA MENULIS GUYONAN.
Kirim ke:
Penerbit Pustaka Bimasakti Ruko Centra Niaga Pesona Perum Telaga Pesona Blok L3 No. 2
Cikarang Barat, Bekasi 17841

10. Jika Anda mau berbaik hati, kami akan sangat bersuka cita bila Anda juga mengirim file soft copy tulisan ke seributahuncahaya@ gmail.com.
11. Batas waktu pengiriman: 31 Juli 2009 (cap pos).
12. Hasil lomba akan diumumkan pada 31 Agustus 2009 di http://seributahunc ahaya.multiply. com.

Hadiah
1. Tujuh orang pemenang akan mendapatakan hadiah yang besarnya menurun mengikuti deret ukur:
· Juara ke-1 mendapatkan hadiah wang 2.000.000,- rupi’ah.
· Juara ke-2 mendapatkan hadiah wang 1.000.000,- rupi’ah.
· Juara ke-3 mendapatkan hadiah wang 500.000,- rupi’ah.
· Juara ke-4 mendapatkan hadiah wang 250.000,- rupi’ah.
· Juara ke-5 mendapatkan hadiah wang 125.000,- rupi’ah.
· Juara ke-6 mendapatkan hadiah wang 62.500,- rupi’ah.
· Juara ke-7 mendapatkan hadiah wang 31.250,- rupi’ah.
2. Tiga orang juara harapan—mereka yang berharap juara tapi tak bisa diharapkan—masing-masing akan mendapatkan hadiah hiburan kaset lagu Benyamin Sueb.

3. Keputusan juri tidak bisa diganggu gugat. Juri tidak boleh diganggu, apalagi digugat.


IV. Lomba Resensi Tingkat Nasional buku JIHAD ILMIAH DARI TREMAS KE HARVARD

Dalam rangka ikut serta memperingati HUT RI ke-64, PESANTREN NAWESEA PRESS menyelenggarakan Lomba Resensi Tingkat Nasional buku JIHAD ILMIAH DARI TREMAS KE HARVARD (edisi revisi), karya Prof. K. Yudian Wahyudi, Ph.D. (Pengasuh Nawesea English Pesantren For Under and Post-Graduate Students dan Dekan Fakultas Syari’ah UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta).
Rebut hadiah total sejumlah Rp. 5.500.000,-

KETENTUAN LOMBA:
I. Syarat-syarat:
a. Pengiriman resensi harus disertai kupon asli (terdapat dalam buku Jihad Ilmiah, edisi revisi, Februari 2009).
b. Menyertakan fotokopi bukti diri (KTP/KTM/SIM) satu lembar (bolak-balik), serta nomor hp dan/atau alamat e-mail.
c. Panjang tulisan 4 sampai 5 halaman Times New Roman, font 12, kertas kuarto dan margin (4, 3, 4, 3).
d. Batas akhir pengiriman melalui pos tanggal 31 Juli 2009 (cap pos).
e. Tidak boleh dikirim melalui e-mail.
f. Resensi belum pernah dipublikasikan di media mana pun.
g. Resensi menjadi hak milik panitia penyelenggara.
h. Tidak berlaku bagi santri dan pengurus NAWESEA.
i. Keputusan dewan juri bersifat mutlak dan tidak dapat diganggu gugat.
j. Hadiah:
i. Juara 1 Rp. 2.000.000,-
ii. Juara 2 Rp. 1.500.000,-
iii. Juara 3 Rp. 1.000.000,-
iv. Juara harapan 1 Rp. 500.000,-
v. Juara harapan 2 Rp. 300.000,-
vi. Juara harapan 3 Rp. 200.000,-.
k. Pengumuman pemenang 15 Agustus 2009 di http://www.nawesearc.blogspot.com/
l. Peserta boleh mengirimkan lebih dari satu naskah resensi dengan syarat setiap resensi disertakan satu kupon asli.

II. Resensi dikirim ke:
Nawesea English Pesantren
Jalan Raya Yogya-Wonosari KM. 7,9 Sekarsuli RT 5/RW 45
Yogyakarta, 55573

III. Contact person:
Faiq Tobroni : 081903756769
Dina : 08563654760
Nurhidayatuloh : 085228074562
Marwini : 081578815172

IV. Buku dapat diperoleh di:
a. Toko Buku Toga Mas di seluruh Indonesia
b. Toko Buku Social Agency di seluruh Indonesia
c. Pesantren Nawesea
d. Kalau Mau pesan lewat pos bisa mentransfer uang dengan menghubungi terlebih dahulu panitia di atas.


V. Lomba Pembuatan Media Pembelajaran Pendidikan Agama Islam dan Bahasa Arab

PENGERTIAN

Lomba Pembuatan Media Pembelajaran Pendidikan Agama Islam dan Bahasa Arab adalah penyusunan media pembelajaran yang inovatif, kreatif, dan interaktif yang dapat membuat pembelajaran menjadi lebih aktif dan menarik. Media pembelajaran yang dimaksud dapat berupa alat peraga pembelajaran, media
pembelajaran berbasis Teknologi Informasi dan Komunikasi, atau model-model pembelajaran yang menggunakan media pembelajaran.

C. TEMA
Menumbuhkan budaya pembelajaran Pendidikan Agama Islam dan Bahasa Arab yang inovatif, kreatif, dan interaktif.

D. TUJUAN
1. Memotivasi Madrasah Aliyah, khususnya guru PAI dan Bahasa Arab dalam membuat media pembelajaran.
2. Memasyarakatkan media pembelajaran sebagai penunjang proses pembelajaran di Madrasah Aliyah khususnya pembelajaran Pendidikan Agama Islam dan Bahasa Arab.
3. Menumbuhkan budaya pembelajaran Pendidikan Agama Islam dan Bahasa Arab yang inovatif, kreatif, dan interaktif melalui pembuatan media pembelajaran.
4. Memberikan penghargaan terhadap Madrasah Aliyah, khususnya guru PAI dan Bahasa Arab yang membuat media pembelajaran.

E. TARGET
Terseleksinya media pembelajaran Pendidikan Agama Islam dan Bahasa Arab di Madrasah Aliyah yang berkualitas bagi peningkatan mutu guru dan pembelajaran.

F. KRITERIA PESERTA
1. Peserta adalah tim yang mewakili Madrasah Aliyah yang dibuktikan dengan surat dari Kepala Madrasah.
2. Tim adalah guru mata pelajaran Pendidikan Agama Islam atau Bahasa Arab dan boleh berkolaborasi dengan guru mata pelajaran lain, tenaga administrasi, laboran, atau siswa (maksimal 4 orang) yang memiliki kemampuan merancang media pembelajaran dari Madrasah Aliyah yang bersangkutan.
3. Anggota tim tidak boleh menjadi anggota tim lain.
4. Satu tim hanya boleh mengirimkan satu karya.
5. Setiap Madrasah Aliyah dapat mengirimkan lebih dari satu tim.
6. Bagi tim yang dinyatakan sebagai nominator, satu orang perwakilan tim akan diundang panitia untuk mengikuti penjurian tahap akhir berupa wawancara dan presentasi.
7. Setiap tim mengisi dan melengkapi formulir.
8. Melengkapi surat pernyataan bermaterai tentang :
a. Originalitas karya
b. Karya belum pernah dinyatakan sebagai pemenang dalam lomba sejenis

G. PERSYARATAN KARYA
Media Pembelajaran Pendidikan Islam dan Bahasa Arab yang disusun tim dari Madrasah Aliyah hendaknya memperhatikan hal-hal berikut ini.
1. Judul media pembelajaran berdasarkan standar isi Pendidikan Agama Islam dan Bahasa Arab di Madrasah Aliyah (Peraturan Menteri Agama Nomor 2 Tahun 2008)
2. Media pembelajaran yang dibuat mendorong pembelajaran yang aktif dan interaktif
3. Media pembelajaran yang dibuat telah diaplikasikan dalam pembelajaran di kelas

H. KERANGKA NASKAH
Karya media pembelajaran dan aplikasinya dalam pembelajaran dikelas disusun dalam bentuk naskah yang diketik pada kertas A4 menggunakan huruf Times New Roman ukuran 12 point dan spasi 1,5 dengan sistematika penyusunan naskah sebagai berikut:
1. Pendahuluan (berisi latar belakang pembuatan media pembelajaran)
2. Nama media pembelajaran (berisi nama media pembelajaran, mata pelajaran, dan sasaran kelas/semester)
3. Tujuan (berisi tujuan yang diharapkan dari pembuatan media pembelajaran)
4. Waktu (berisi pelaksanaan penggunaan media pembelajaran di kelas)
5. Media pembelajaran (berisi deskripsi media pembelajaran, cara penggunaan)
6. Langkah-langkah pembelajaran (menggambarkan skenario pembelajaran, uraian materi, dengan melampirkan silabus dan rencana pelaksanaan pembelajaran)
7. Evaluasi pembelajaran (berisi teknik evalusai, instumen, dan hasil evaluasi)
8. Data pendukung
a. Gambar/foto media pembelajaran yang dibuat
b. CD media pembelajaran yang berbasis Teknologi Informasi dan Komunikasi beserta petunjuk instalasi dan penggunaannya
c. Foto aplikasi media pembelajaran dalam kegiatan pembelajaran di kelas
d. Informasi lain yang dianggap perlu

I. KETENTUAN KHUSUS
1. Peserta mentaati ketentuan yang ditetapkan panitia.
2. Panitia tidak bertanggungjawab jika di kemudian hari ada gugatan dari pihak lain berkaitan dengan karya lomba.
3. Hak cipta atas karya tetap menjadi milik peserta, sedangkan Direktorat Pendidikan Madrasah berhak untuk menggandakan, mempublikasikan, mendiseminasikan, dan mendistribusikan media pembelajaran yang terpilih.
4. Keputusan dewan juri tidak dapat diganggu gugat.

J. PENGIRIMAN
1. Naskah agar diserahkan/dikirimkan melalui Kepala Bidang Mapenda Kanwil Departemen Agama Provinsi setempat selambat-lambatnya tanggal 15 Juni 2009 (cap pos).
2. Naskah dikirim sebanyak 3 (tiga) eksemplar dengan 1 (satu) asli dan 2 (dua) fotokopi.
3. Menyertakan formulir lomba, surat keterangan dari kepala madrasah, foto copy identitas diri anggota tim, dan surat pernyataan originalitas karya dan karya belum pernah dinyatakan sebagai pemenang dalam lomba sejenis.
4. Naskah yang dikirim kepada panitia tidak dikembalikan dan menjadi milik Panitia.
5. Kepala Bidang Mapenda kemudian mengirimkan karya tersebut kepada:

Panitia Lomba Pembuatan Media Pembelajaran PAI dan Bahasa Arab MA
Subdit Kurikulum dan Evaluasi – Direktorat Pendidikan Madrasah
Komplek Departemen Agama RI Lantai 7 Blok C
Jl. Lapangan Banteng Barat 3-4 Jakarta Pusat
Telp./Fax. (021) 3520951

Info Lebih detail: buka www.depag.go.id


VI. Lomba Menulis tentang AIDS

Komisi Penaggulangan AIDS Nasional (KPAN) akan mengadakan lomba penulisan
yang berkaitan dengan tema seputar HIV dan AIDS. Peserta lomba dibagi menjadi tiga kelompok, yakni kelompok Wartawan, Mahasiswa, dan umum.

Berikut syarat-syarat lengkapnya :

TEMA PENULISAN (Pilih salah satu)

1. Pengurangan Dampak Buruk Narkotika Suntik
2 Anti Stigma dan Diskriminasi
3 Pencegahan HIV Melalui Transmisi Seksual
4. Program Pemakaian Kondom
5. Pengobatan, Dukungan, dan Perawatan (CST)

KETENTUAN LOMBA

Kategori Peserta: Wartawan, Mahasiswa, dan Umum

Panjang Tulisan tidak lebih dari 1500 kata

Jenis huruf yang digunakan Times New Roman ; size 12 pt; paragraph 1,5

Tulisan dikirim dalam bentuk softcopy dengan scan KTP ke
lombatulis09@ aidsindonesia. or.id
atau dalam bentuk hardcopy dengan fotokopi KTP dan dikirim ke panitia
lomba dengan alamat : Gedung Menara Eksekutif lt 9, JL M.H. Thamrin
kav 9, Jakarta Pusat 10330 paling lambat 31 mei 2009 (Stempel pos)

HADIAH UNTUK SEMUA KATEGORI

JUARA I : Uang 10 juta rupiah Tiket PP + akomodasi + biaya registrasi untuk mengikuti konferensi AIDS Asia Pasifik (ICAAP) ke IX di Bali

JUARA II : Uang 7,5 juta rupiah

JUARA III : Uang 5 juta rupiah

CONTACT PERSON : Aldo (021) 390 2417 (Office Hour)
Informasi lebih lengkap buka www.aidsindonesia. or.id

Note: Iklan ini sudah di muat di Harian KOMPAS edisi Sabtu 18 April 2009

Terimakasih,

Ajianto
Kordinator Media
KPAN


VII. Lomba Penelitian Ilmiah Remaja (LPIR) 2009


TUJUAN:
Lomba Penelitian Ilmiah Remaja (LPIR) bertujuan untuk membangkitkan minat dan memupuk kegemaran remaja untuk melakukan kegiatan penelitian yang bersifat ilmiah.

SYARAT PESERTA:
Warga Negara Indonesia; Siswa SMA/MA negeri/swasta; Perorangan atau kelompok; Usia maksimum 19 tahun; Bersedia menyerahkan hak cipta hasil karyanya; Tunduk kepada keputusan Dewan Juri.

RUANG LINGKUP KEILMUAN:
Pertanian, Biologi, Matematika, Fisika, Mesin, Elektronika, Kimia, Geologoi, Kesehatan, Psikologi, Bahasa, Kesusastraan, Sejarah, Kebudayaan, Ekologi, Antar Bidang, Ekonomi, Manajemen, Pendidikan, Sosiologi.

Karya tulis dapat berupa penemuan baru, rekaan asli, inovasi, dan penerapan ilmu pengetahuan dan teknologi dalam kehidupan masyarakat.

PENYAJIAN:
Judul menarik, singkat, dan mencerminkan isi karya penelitian; Menyertakan pendahuluan yang menerangkan intisari masalah yang diteliti, metode atau tatacara lain yang dipakai untuk mendapatkan data dan informasi; Menguraikan hasil penelitian berdasarkan pustaka yang dipakai; Memberikan secara lengkap daftar pustaka (nama penulis, tahun, judul buku/laporan, nama penerbit, kota).

CARA MENGIKUTI:
Karya dikirim kepada: Sekretariat Panitia
Lomba Penelitian Ilmiah Remaja
DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL
Direktorat Jenderal Manajemen Pendidikan Dasar dan Menengah
Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Atas
Gedung B Ditjen Mandikdasmen
Jl. RS. Fatmawati, Cipete, Jakarta Selatan 12410
Telp. +62 21 75912056, Fax. +62 21 75912057
email:bagpro_pwk@yahoo.com, www.dikmenum.go.id

Setiap karya disertai Nama Lengkap, Tempat/Tanggal Lahir, Jenis Kelamin, Nomor Induk Siswa, Alamat Rumah dan Alamat Sekolah lengkap dengan nomor telepon, Nama Orang Tua dan Pendidikan Orang Tua. Dilengkapi dengan fotocopy kartu OSIS/Kartu Pelajar.

Penerimaan karya penelitian ilmiah oleh Sekretariat panitia dimulai tanggal 2 Mei 2009 dan berakhir tanggal 30 Juni 2009.

PENENTUAN FINALIS & PEMENANG:
Semua karya yang masuk ke Sekretariat Panitia akan diperiksa kesesuaiannya dan persyaratannya. Semua karya yang memenuhi persyaratan akan dinilai oleh Dewan Juri untuk dipilih dan ditentukan sejumlah karya terbaik sebagai finalis. Para finalis hasil penilaian Dewan Juri akan diminta kehadirannya di Jakarta pada waktu yang telah ditentukan untuk diwawancarai guna menentukan pemenang.

HADIAH DAN PENGHARGAAN:
Menteri Pendidikan Nasional akan memberikan penghargaan berupa TABANAS, Piagam Penghargaan, serta hadiah lain kepada semua finalis.

Pemenang Pertama:
TABANAS sebesar Rp. 10.000.000,-
Pemenang Kedua:
TABANAS sebesar Rp. 7.500.000,-
Pemenang Ketiga:
TABANAS sebesar Rp. 6.000.000,-
Pemenang Harapan Pertama:
TABANAS sebesar Rp. 3.500.000,-
Pemenang Harapan Kedua:
TABANAS sebesar Rp. 3.000.000,-

KETENTUAN KHUSUS:
Karya LPIR yang dikirim tidak boleh merupakan bahan yang diajukan untuk persyaratan ujian, penyelesaian tugas sekolah, dan lain – lainnya.

Karya yang diajukan tidak boleh diikutkan pada lomba lain dan juga bukan karya yang pernah diikutsertakan dalam lomba sebelumnya atau lomba lain yang sejenis.

Apabila hasil karya yang terpilih sebagai finalis merupakan hasil karya kelompok, maka yang diundang hanya ketua atau salah satu anggota kelompok yang mendapat kepercayaan untuk mewakili kelompoknya, dengan persyaratan tertulis.

Sumber
Direktorat Jenderal Manajemen Pendidikan Dasar dan Menengah
Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Atas
Informasi selanjutnya klik link dibawah ini:
http://www.mandikdasmen.depdiknas.go.id/


VIII. Lomba Menulis Cerpen Girliezone 2009

Lomba Menulis Cerpen Girlie Zone 2009 Piala Menpora

Ketentuan Umum

1. Peserta tak terbatas, boleh warga Indonesia atawa luar negeri, yang jelas masih menjadi
penduduk bumi.

2. Usia dan jenis kelamin bebas…

3. Tema tentang dunia remaja, lebih disukai yang mengandung nilai-nilai motivasi
berprestasi, pencerahan atau nilai-nilai kemanusiaan, persahabatan dan persaudaraan.

Ketentuan Khusus

1. Naskah diketik komputer (atau ditulis tangan dengan jelas; spasi 1,5; font 12;
sepanjang 5-12 halaman kuarto.

2. Naskah dikirimkan rangkap 3.

3. Dilampiri dengan formulir pendaftaran lomba yang didapatkan di majalah Girliezone edisi 3
hingga 7 (nggak boleh foto kopi, harus asli).

4. Disertai kartu identitas yang masih berlaku.

5. Peserta boleh mengirimkan lebih dari satu cerpen, masing-masing cerpen 1 formulir
pendaftaran asli.

6. Naskah ditunggu selambat-lambatnya 12 September 2009 (cap pos)

7. Naskah dikirim ke redaksi Girlie Zone (Indiva Media Kreasi). Jl Apel II/No 30,
Jajar, Laweyan, Surakarta.

8. Pengumuman juara akan dimuat di majalah Girlien Zone edisi 9

9. Nama penulis tidak boleh dicantumkan dalam naskah cerpen atau dilampirkan dalam
kertas tersendiri beserta biodata lengkap

10. Content/isi naskah tidak boleh mengandung unsur pornografi ataupun SARA

Hadiah

Juara 1 :
Rp 1.000.000 + paket sponsor + piala menpora + piagam + langganan Girliezone selama 6 edisi

Juara 2 :
Rp 750.000 + paket sponsor + piala menpora + piagam + langganan Girliezone selama 6 edisi

Juara 3 :
Rp 500.000 + paket sponsor + piala menpora + piagam + langganan Girliezone selama 6 edisi

Naskah yang tidak menjadi juara namun memenuhi kriteria akan dimuat di majalah Girliezone
dengan honor seperti biasa.


IX. Lomba Resensi "The Road to the Empire"

Sudahkah Anda membaca novel The Road to the Empire?

Jika sudah, Anda barangkali sepakat untuk mengatakan bahwa The Road to
the Empire adalah sebuah novel yang sungguh heroik, dimana Sinta
Yudisia, sang penulis, mengerahkan kemampuan terbaiknya mengisahkan
perjalanan panjang Takudar Khan, keturunan Jenghis Khan yang menjadi
muslim, menuju tahta Mongolia.

Novel sejarah yang memikat. Dengan jalinan cerita yang heroik, penuh
intrik, taktik, dan konspirasi sengit, namun terselip kisah cinta yang
begitu cantik.

Tidakkah Anda ingin membagi perasaan bergemuruh saat membaca novel ini?
Tidakkah Anda ingin menyuarakan gagasan yang terbetik, kritikan yang
mencuat, kemasygulan yang tersulut, setelah membaca novel ini?

Jika penulis telah melahirkan karya yang begitu memikat, Anda pun
dapat melahirkan resensi bernas untuk novel ini!
Jangan sekadar jadi pembaca pasif! Kami tantang teman-teman semua
untuk berkarya.

Ayo, ketik ide Anda, dan ikuti:

Lomba Resensi Novel The Road to The Empire
Peraih IKAPI-IBF Award 2009, kategori Fiksi Dewasa Terbaik

Persyaratan dan ketentuan lomba sebagai berikut

A. Syarat umum:

1 Lomba terbuka untuk warga Negara Indonesia, di manapun berada,
berapa pun usia Anda.
2. Resensi berupa karya asli, bukan terjemahan atau saduran.
3. Resensi yang dapat diikutsertakan adalah yang pernah dimuat, baik
media cetak (koran, majalah), maupun media on-line dan blog. Yang
telah dipublikasi rentang bulan Januari sampai Juni 2009.

B. Syarat khusus:

1. Kirim bukti pemuatan resensi (berupa fotokopi atau scan dari media
yang telah memuat)

2. Sertakan biodata peresensi plus fotokopi tanda pengenal peresensi
(KTP/Kartu Pelajar) ke:

PANITIA LOMBA RESENSI NOVEL THE ROAD TO THE EMPIRE
Promosi Lingkar Pena Publishing House
Jl. Raya Jagakarsa (Simadakarsa) No A-1 Jagakarsa, Jakarta Selatan 12620

Cantumkan "LOMBA RESENSI NOVEL THE ROAD TO THE EMPIRE" di pojok kiri
atas amplop.

Ingat! Bukti resensi kami tunggu selambat-lambatnya tanggal 30 Juni
2009 (cap pos)

Penghargaan bagi peresensi terbaik:

Penghargaan 1: Rp 1.000.000,- + paket buku senilai Rp150.000,-

Penghargaan 2: Rp 500.000,- + paket buku senilai Rp150.000,-

Penghargaan 3: Rp 300.000,- + paket buku senilai Rp150.000,-

3 pemenang hiburan mendapatkan paket buku @ Rp150.000,-

Pemenang akan diumumkan pada bulan Juli 2009 di website Lingkar Pena
Publishing House (www.lingkarpena. multiply. com)

Untuk keterangan lebih lanjut hubungi kami di 021- 78882079

Happy review!

Promosi Lingkar Pena Publishing House

--


X. Lomba Menulis Artikel Nasional tentang Perpustakaan

"MEMBANGUN MASYARAKAT CINTA PERPUSTAKAAN"

*PENGANTAR*

Upaya menumbuhkembangkan minat baca masyarakat bisa ditingkatkan dengan memberikan fasilitas pelayanan perpustakaan yang sesuai dengan kebutuhan pengguna jasa perpustakaan.

Bangsa yang maju dapat diukur dari tingkat minat baca masyarakat serta seberapa aktif masyarakat membaca setiap hari. Perpustakaan sebagai penyedia layanan bacaan bagi masyarakat menjadi representasi utama untuk mengukur tingkat minat baca masyarakat, seberapa banyak perpustakaan yang tersedia di suatu negeri, bagaimana fasilitasnya, berapa rasio masyarakat yang menjadi anggota perpustakaan, serta berapa banyak rata-rata buku dipinjam setiap harinya.

Disamping menjadi representasi kemajuan suatu negeri, keberadaan perpustakaan juga diharapkan bisa menjadi agen utama dalam mendorong minat baca masyarakat serta menyediakan bacaan yang cukup dan berkualitas kepada masyarakat. Untuk itulah diperlukan berbagai upaya agar perpustakaan dapat meningkatkan fasilitas layanan serta melakukan berbagai agenda kegiatan untuk mendorong minat baca masyarakat.

Ada empat elemen penting yang menjadi obyek bidikan agenda besar peningkatan
minat baca masyarakat, yaitu pemerintah, perpustakaan, pustakawan dan masyarakat. Pemerintah sebagai penentu kebijakan utama, perpustakaan sebagai fasilitasnya, pustakawan sebagai agen perubahan dan masyarakat sebagai obyeknya.

Sebagai apapun dan siapapun kita, mari semua kita berpartisipasi memajukan
Indonesia dengan meningkatkan minat baca kita masing-masing dan minat baca
masyarakat di sekitar kita. Mari kita ramaikan dan kita majukan perpustakaan
perpustakaan di negeri tercinta Indonesia.

*KEGIATAN*

Dalam rangka Hari Kunjung Perpustakaan dan Bulan Membaca Nasional, Teratama
bersama beberapa lembaga dan tokoh perpustakaan menyelenggarakan

"LOMBA TULIS ARTIKEL NASIONAL 2009"
dengan tema pilihan:

* Model Perpustakaan Ideal 2010
* Profil Pustakawan Ideal 2010
* Masyarakat Perpustakaan Cerdas 2010
* Peran Pemerintah bagi Perpustakaan

*WAKTU PELAKSANAAN*

* Waktu pengumpulan naskah artikel: tanggal 1 Januari 2009 sampai dengan 31
Oktober 2009.
* Waktu pengumuman hasil lomba: tanggal 17 November 2009.
* Penyerahan hadiah: tanggal 27 November 2009.
* Publikasi Artikel terpilih: tanggal 17 November 2009 sampai waktu yang
tidak terbatas.

PERSYARATAN PENULISAN

* Naskah ditulis menggunakan Bahasa Indonesia yang baku dengan tatabahasa
dan ejaan yang disempurnakan.
* Naskah belum pernah diterbitkan/ dipublikasikan sebelumnya.
* Mencantumkan tema pilihan & judul artikel.
* Naskah diketik komputer dengan font arial atau time news roman, spasi
baris 1,5 pt., ukuran kertas kwarto atau A4, Jumlah halaman minimal 3
dan maksimal 10.
* Naskah dikirim disertai lampiran identitas yang meliputi: Nama, Tanggal
Lahir, Jenis Kelamin, Alamat, Pekerjaan, Asal Instansi, No.KTP/SIM dan
melampirkan fotokopi atau scan image identitas.
* Naskah dapat dikirim dalam format softfile maupun printout.
* Naskah dikirimkan melalui:Email: panitialomba@ teratama. com


* Pos surat: Hotel Borobudur Jl. Magelang Km.6,3 Jombor Yogyakarta 55284
* Langsung ke sekretariat panitia: Hotel Borobudur Jl. Magelang Km.6,3
Jombor Yogyakarta 55284 ( Kantor Teratama ).
* Kiriman Naskah yang telah sampai kepada panitia akan segera diposting/diumumkan di Internet.
* Panitia tidak bertanggungjawab terhadap pengiriman naskah yang tidak sampai ke tangan panitia.
* Peserta yang telah mengirimkan naskah lebih dari 7 hari dan tidak menemukan nama dirinya di pengumuman peserta dapat konfirmasi ke panitia melalui email panitialomba@ teratama. com

atau melalui telephone 081227444464,
085868112700.

*SYARAT PESERTA*

* Masyarakat umum
* Pelajar dan mahasiswa
* Pustakawan

*KRITERIA PENILAIAN*

1. Kreativitas

* Permasalahan
* Gagasan
* Tujuan

2. Kegunaan (kontribusi bagi perkembangan perpustakaan)
3. Penulisan
* Alur pikir dan pengorganisasian gagasan
* Ketajaman analisis
* Penggunaan bahasa ilmiah

*HADIAH LOMBA*

Juara I mendapat uang sejumlah Rp. 3.000.000,- *)
Juara II mendapat uang sejumlah Rp. 2.000.000,- *)
Juara III mendapat uang sejumlah Rp. 1.000.000,- *)

50 Besar mendapat berbagai hadiah kenangan dari Teratama dan sponsor

*) Tambahan hadiah dari sponsor.


XI. Lomba Penulisan Cerpen AJB Bumiputera

LOMBA PENULISAN CERPEN

Memperingati 97 Tahun Asuransi Jiwa Bersama (AJB) Bumiputera 1912, bekerjasama dengan Paguyuban Sastra Rabu Malam (PaSar MaLam), kami mengundang masyarakat umum, terutama para pecinta sastra, untuk mengikuti "Lomba Penulisan Cerita Pendek (Cerpen)."

Sebagai asuransi tertua dan terbesar di Indonesia, Bumiputera dikenal peduli terhadap pengembangan kreativitas masyarakat yang diwujudkan dalam berbagai kegiatan lomba penulisan setiap tahunnya, termasuk menyelenggarakan Lomba Kreativitas Ilmiah Guru dan Pemilihan Peneliti Remaja Indonesia. Sedangkan PaSar MaLam dikenal dengan kegiatannya seperti Sastra Reboan yang digulirkan secara rutin setiap hari Rabu akhir bulan di Warung Apresiasi (Wapres) Bulungan, Jakarta Selatan.

Topik : "Sosial, Human Interest"

Persyaratan Peserta :

1. Masyarakat umum, warga negara Indonesia.
2. Peserta boleh menggunakan nama samaran (namun nama asli tetap dicantumkan di daftar riwayat hidup).
3. Melampirkan daftar riwayat hidup, (termasuk alamat lengkap, nomor telepon, dan e-mail).
4. Lomba ini tertutup bagi pegawai tetap (organik) AJB Bumiputera 1912.

Ketentuan Lomba :

1. Cerpen harus memiliki nilai manfaat bagi pengembangan pengetahuan, khususnya pengetahuan tentang asuransi;
2. Cerpen tidak mengandung SARA.
3. Bentuk tulisan dengan gaya bahasa yang cair, kreatif, dan tidak dalam bentuk makalah ilmiah.
4. Setiap karya wajib menyebutkan kata "asuransi" dan "AJB Bumiputera 1912" sedikitnya satu kali.
5. Panjang cerpen maksimum 15.000 karakter, disajikan dalam teks Times New Romans, 1,5 spasi, dengan font 12.
6. Cerpen harus asli, bukan saduran atau terjemahan;
7. Cerpen belum pernah/tidak sedang diikutkan dalam lomba penulisan lainnya dan belum pernah dipublikasikan di media apapun;
8. Cerpen ditunggu paling lambat tanggal 30 Juni 2009 pukul 24:00 (untuk email) dan berdasarkan cap pos untuk pengiriman melalui pos.
9. Cerpen yang menjadi pemenang akan dimuat di majalah "bumiputeranews" (hadiah sudah termasuk honorarium pemuatan);
10. Keputusan juri tidak dapat diganggu gugat dan tidak diadakan surat menyurat.
11. Pengumuman pemenang lomba penulisan akan dilakukan pada bulan Agustus 2009 di website AJB Bumiputera 1912 di http://www.bumipute ra.com/, website panitia di http://www.bumipute ramenulis. com/ dan http://www.reboan. com/ .
12. Penyerahan hadiah dilaksanakan pada akhir Agustus 2009, yang tempat dan waktunya akan diberitahukan kepada para pemenang.

Tata Cara Pengiriman Cerpen :

1. Peserta lomba dapat menulis lebih dari satu cerpen;
2. Cerpen dikirim melalui email ke komunikasi@bumipute ra.com atau bila dalam bentuk hardcopy melalui pos ke alamat: Departemen Komunikasi Perusahaan, AJB Bumiputera 1912, Wisma Bumiputera Lantai 19, Jl. Jend. Sudirman Kav 75, Jakarta 12910

Untuk informasi lebih lanjut hubungi Bumiputera :
Telp. 021-5224565;
Faks. 021-5224566
Email : komunikasi@bumipute ra.com

Hadiah :

1. Juara I : Rp. 5.000.000,- (Lima juta rupiah) dan piagam penghargaan.
2. Juara II : Rp. 4.000.000,- (Empat juta rupiah) dan piagam penghargaan.
3. Juara III : Rp. 3.000.000,- (Tiga juta rupiah) dan piagam penghargaan.
4. Juara Harapan sebanyak 5 orang masing-masing sebesar Rp. 1.000.000,- (Satu juta rupiah).
5. Pajak hadiah ditanggung oleh pemenang.


XII. LOMBA KREATIVITAS ILMIAH GURU KE-17 TAHUN 2009

LOMBA KREATIVITAS ILMIAH GURU KE-17 TAHUN 2009
LIPI -PT AJB Bumiputera 1912

"KREATIVITAS ILMIAH GURU UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS DAN KEMANDIRIAN
SISWA"

"TINGKAT DAN BIDANG LOMBA"
Guru SD: umum (salah satu pelajaran)
Guru SMP/sederajat dan SMA/sederajat : 2 Bidang
(Bidang Ilmu Pengetahuan Sosial dan Kemanusiaan dan Bidang Matematika
,Ilmu Pengetahuan Alam dan Teknologi)

HADIAH
Uang pembinaan, Piala, Piagam Penghargaan dan Polis Asuransi Bumiputera
Hadiah I : Rp 8.000.000,- (Delapan Juta Rupiah)
Hadiah II : Rp 7.000.000,- (Tujuh Juta Rupiah)
Hadiah III : Rp 5.000.000,- (Lima Juta Rupiah)

PERSYARATAN

1. Sistematika : Abstrak, Pendahuluan, Metodologi, Isi/Pembahasan,
Kesimpulan dan Daftar Pusaka
2. Menggunakan Bahasa Indonesia yang baik dan benar, diketik HVS A4,
berjarak 1 ½ spasi dengan jenis huruf Arial ukuran 11.
3. Karya ilmiah harus asli (bukan jiplakan/plagiat) dan belum/sedang
diikutsertakan dalam lomba sejenis tingkat nasional.
4. Karya ilmiah paling banyak 25 halaman (termasuk sketsa/gambar/ foto)
5. Melampirkan rekomendasi Kepala Sekolah dan Riwayat Hidup serta
mencantumkan alamat dan nomor telepon/fax kantor/rumah/ HP yang mudah
dihubungi.
6. Karya ilmiah sebanyak 4 eksemplar (1 asli, 3 fotocopy) diterima
panitia paling lambat tanggal 19 Juni 2009
7. Pada pojok kiri atas sampul ditulis tingkat dan bidang lomba yang
diikuti
8. Karya ilmiah dan alat peraga yang diperlombakan menjadi milik panitia
9. Keputusan Dewan Juri tidak dapat diganggu gugat

TEMPAT
Jakarta

WAKTU PENYELENGGARAAN "
12 Juli 2009 : Registrasi Peserta
13 Juli 2009 : Presentasi
14 Juli 2009 : Field Trip & Malam Penganugerahan Pemenang
15 Juli 2009 : Kepulangan Peserta

Panitia LKIG Ke-17 Tahun 2009
Biro Kerjasama dan Pemasyarakatan IPTEK LIPI
Sasana Widya Sarwono Lt.V
Jl. Jend. Gatot Subroto 10
Jakarta Selatan 12710
Telepon 021-52920839/ 021-5225711 Psw. 273, 274, dan 276
Fax. 021-52920839/ 021-5251834
www.lipi.go. id


XIII. Lomba Menulis, Gue Mau Hidup

silakan cek disini

Labels:


posted by fahmi @ 9:31 PM   1 comments
MENILAI INDEKS PRESTASI KETOLOLAN (IPK) MAHASISWA (Mengupas sisi perkuliahan mahasiswa Aceh pada masa konflik)
Tulisan ini merupakan pengalaman saya dan teman-teman ketika masih mengenyam bangku kuliah pada periode tahun 2000 sampai dengan 2007. Dalam tulisan ini saya menceritakan bagaimana pada saat itu (masa konflik) dimana kawan-kawan mahasiswa tidak menampakkan eksistensi dalam persoalan Aceh. Bagaimana untuk mengambil posisi "aman" sang mahasiswa tidak mau berorganisasi, dan hanya fokus terhadap perkuliahan. Jangankan peduli terhadap kondisi Aceh, untuk bersuara terhadap kebijakan dekanan dan rektorat pada saat itu kawan-kawan mahasiswa pada malas dan tidak peduli.

Pada saat itu hampir semua Buletin atau Jurnal-Jurnal di Kampus Unsyiah, baik ditingkat BEM Unsyiah maupun di tiap-tiap Fakultas, rata-rata membahas tentang eksistensi mahasiswa. Tentunya terhadap lingkungan sekitar mahsiswa itu sendiri. Tidak usah jauh-jauh kita ambil contoh, misalnya bagaimana mahasiswa menilai tentang kebijakan-kebijakan Rektor, Dekan maupun Dosen yang mempersulit mahasiswa. Itu belum lagi kita bicarakan peran mahasiswa terhadap persoalan Aceh.

Untuk merenungi sejauh mana arah dan perjalanan kita sebagai mahasiswa, ada sebuah pengalaman yang menarik, katakanlah dari seorang mahasiswa yang prihatin terhadap eksistensi mahasiswa.

Aku adalah seorang manusia yang lazimnya rekan-rekan sekalian. Hanya yang tak lazim bagiku adalah aku seorang mahasiswa yang duduk, diam dan dengar lalu pulang ke rumah/kost sambil menggurutu disepanjang jalan tanpa pernah berpikir bahwa aku adalah seorang mahasiswa. Hingga pada akhirnya aku hanya menjadi seorang mahasiswa (lebih tepat lagi disebut sebagai robot) yang tidak mengetahui apa-apa tentang lingkungan masyarakat, organisasi, tidak kritis, kurang kreatif, tidak mempunyai ide-ide yang dapat dikembangkan seperti layaknya seorang mahasiswa yang penuh dengan energisitas, kreativitas dan kritis dalam berpikir terhadap lingkungan disekitarnya. Yang aku tahu hanyalah omongan-omongan dosen dari salam sampai wassalam, rumus-rumus yang rumit yang memang aku kuasai diluar kepala bahkan dapat terbaca dikeningku. Luar biasa bahkan sangat ruaaarrr biaassssaa. Ibaratnya dapat dibilang aku ini hanyalah sebuah perpustakaan berjalan yang lengkap dengan bahan perkuliahan dan bahan ilmiah bahkan novel-novel cinta. Tetapi tolong jangan tanyakan tentang apa yang terjadi dilingkungan sekitarku, jangan tanyakan aku tentang kreativitas,kritisi dan lain-lain selain kuliah. Pokoknya hanya kuliah, kuliah dan kuliah. Titik.

Semuanya itu aku sadari jelas bahwa yang aku lakukan itu adalah sangat salah. Tapi tetap tidak dapat berubah. Mungkin karena tidak ada sarana dan prasarana yang mndukung kearah itu. Aku sadari kalau dari segi kemampuan aku ada, terbukti dari aku tidak ada permasalahan yang berarti. Sesulit dan seberat apapun, terus kenapa!!!!!

Awalnya waktu masih kuliah kemampuanku masih tinggi. Kalau boleh dibilang kira-kira 100 lah. Tapi makin lama kuliahku makin menurun. Entah kenapa sebabnya aku nggak tau. Menurutku ada 4 faktor yg mempengaruhi ini semua.

1. Pada awal kuliah semua mahasiswa mempunyai keinginan untuk bergerak dengan mengembangkan kreativitasnya sebagai seorang mahasiswa. Hal ini ditunjukkan dengan nilai kecerdasan yang begitu tinggi.
2. Untuk periode tahun-tahun pertama kuliah, nilai ini makin tinggi. Hal ini dikarenakan bayangan mahsiswa baru terhadap kehidupan mahasiswa yang penuh dengan kreativitas, intelektualitas dan kemandirian belajar yang tidak mereka dapati di SMU. Ditambah dengan kebanggaan mereka sebagai seorang yang baru menjadi mahasiswa.
3. Keadaan yang ironi pada fase-fase berikutnya ketika mereka kuliah yang terjadi adalahhh proses permulaan penurunan kecerdasan intelektualitas dan kreativitas. Hal ini dikarenakan mulai timbulnya kekecewaan terhadap nuansa dan lingkungan yang tidak seperti mereka bayangkan bahkan harapkan serta efek dari kebanggaan semu terhadap status kemahasiswaan mereka.
4. Penurunan ini makin terus berlanjut sejalan dengan kesibukan kuliah dan kerumitan sistem birokrasi dan sistem kuliah yang kurang baik, belum lagi ditambah dengan kondisi keamanan yang masih belum pulih (ditandai dengan terjadinya penembakan dan penculikan terhadap beberapa kawan-kawan dari Fakultas Teknik Unsyiah) dan masalah-masalah finansial yang begitu mencekik leher sebagai akses dari kondisi keadaan orang tua di Kampung yang menyebabkan perubahan orientasi mahasiswa dalam kuliah (Orientasi Bisnis : mencari penghasilan tambahan).

Kondisi ini makin diperparah dengan dedikasi dan sikap dari sebagian dosen yang kurang konsentrasi terhadap masalah pendidikan dan proses belajar mengajar (subjektivitas yang tinggi dalam proses perkuliahan, persaingan dan ego antar dosen) yang menyebabkan menurunnya semangat mahasiswa dalam belajar dan mengembangkan kreativitas mereka. Kondisi penurunan ini terus terjadi selama masa perkuliahan hingga pada titik yang paling bawah yang akan diperoleh oleh seorang mahasiswa yang bersifat opurtunis, cuek, budaya nafsi-nafsi, egois dan akhirnya memunculkan budaya bahwa kuliah hanya sekedar belajar dan untuk mendapatkan titel Sarjana.

Begitulah sekelumit pengalaman pada saat masa kuliah (periode konflik) yang mana pada saat itu kebanyakan mahasiswa di Aceh cuma bisa fokus pada bangku kuliah saja. Artinya masuk kuliah utk dengar omongan dosen, lalu catat buku sampai abis (cbsa) dan kemudian begitu perkuliahan selesai langsung pulang ke rumah.

Labels:


posted by fahmi @ 5:00 PM   2 comments
Tuesday, May 05, 2009
Gileee..gede juga yah tunjangan ketua KPK


Status Antasari Azhar boleh saja sebagai tersangka. Namun untuk urusan gaji Antasari masih menerima tiap bulannya dari KPK meskipun hanya 3/4-nya saja.

Hal tersebut berdasarkan PP No 29 Tahun 2006 Tentang Hak Keuangan, Kedudukan Protokol, dan Perlindungan Keamanan Pimpinan KPK. Dalam pasal 7 disebutkan, gaji pokok diberikan sebesar 75 persen dan berbagai tunjangan tetap diberikan jika pimpinan KPK baru diberhentikan sementara.

"Pemberhentian sementara dilakukan oleh Presiden," isi aturan tersebut, Senin (4/5/2009).

Gaji dan tunjangan baru bisa dihentikan secara permanen, jika sudah ada keputusan hukum yang berkekuatan tetap terhadap Antasari. Hal ini juga harus tetap diputuskan oleh Presiden.

Seperti diketahui, gaji pokok seorang ketua KPK adalah Rp 5.040.000. Sedangkan dari berbagai tunjangan, Antasari memperoleh sedikitnya Rp 59.600.000. Tunjangan tersebut meliputi tunjangan jabatan, kehormatan, perumahan, asuransi kesehatan dan jiwa dan tunjangan hari tua.

sumber dari sini nihh

posted by fahmi @ 11:26 PM   0 comments
Monday, May 04, 2009
Hahaha,..Ada-ada saja ulah anggota DPR RI
Ada-ada saja ulah salah satu anggota DPR RI ini. Akibat kesalahannya yang mengatakan jumlah provinsi kita ada 35, akhirnya terpaksa menanggung malu ketika Rapat dengar pendapat antara Komisi II DPR RI dengan KPU, Bawaslu, dan Mendagri di Ruang Rapat Komisi II DPR, Kompleks Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (4/5/2009).

Ternyata tidak hanya siswa-siswi sd, smp, sma, mahasiswa dan masyarakat awam yang kesulitan menghafal dan mengingat jumlah provinsi yang ada di Indonesia. Rupanya wakil rakyat pun tak ingat dengan jumlah provinsi di Indonesia.

Kesalahan anggota dewan tersebut yaitu ketika dengan semangatnya sedang memberikan pendapat kepada KPU. "Jangan lupa sekarang belum bisa dikatakan pascapemilu, sekarang rekapitulasi Pemilu 2009 saja baru 35 provinsi," kata anggota Komisi II DPR, Djuhad Mahja, mengkritik kinerja KPU.

Saking asyiknya mengkritik KPU, politisi PPP yang mengenakan jas hitam ini agaknya lupa bahwa jumlah provinsi di Indonesia tidak sebanyak itu.

"Pak, jumlah provinsi di Indonesia berapa?" sela ketua rapat yang juga Wakil Ketua Komisi II DPR, Eka Santosa, mengingatkan Djuhad.

Sadar diingatkan, Djuhad pun meralat pernyataannya. Dengan gugup Djuhad meminta maaf kepada puluhan hadirin peserta rapat dengar pendapat. Serentak anggota dewan lainnya tertawa.

"Wah maaf saya tadi mendengar 35 provinsi, atau mungkin baru 35 persen," kata Djuhat meralat omongannya.

Djuhat berkilah bahwa kondisi badannya sedang tidak fit sehingga mempengaruhi mood dan menyebabkan salah baca. "Mohon maaf kondisi saya tidak fit, jadi agak susah juga," aku Djuhad.

Setelah insiden kecil tersebut, isi pembicaraan Djuhat tampak mulai berubah arah. Kalau tadinya dia bersemangat mengkritik KPU, selanjutnya dia berbalik arah mendukung KPU.

"Saya pikir sudah benar apa yang dilakukan KPU, tinggal bagaimana nanti meningkatkan kinerja mempersiapkan Pilpres 2009," ujarnya.

Kritik lantas dia alihkan ke Bawaslu. Menurutnya, Bawaslu gagal melaksanakan pengawasan selama pileg 9 April lalu.

"Kalau KPU dinilai gagal melaksanakan pemilu 2009, Bawaslu juga tidak mengawasi dengan seksama," tuturnya.

hahaha,.ada-ada saja.


sumber dirangkum dari Detikpemilu.com

Labels: ,


posted by fahmi @ 11:28 PM   1 comments
Saturday, May 02, 2009
Wanita, Racun Dunia
Skenario Drama Penembakan Nasrudin, Antasari Azhar Terlibat? Cinta Asmara dan Pemerasan


Wanita racun dunia
Karna dia butakan semua

Wanita racun dunia
Apa daya itu adanya

Itulah sekilas lirik lagu Racun dunia milik The Changcuters yang hits itu. Gara-gara wanita nyawa seseorang bisa melayang. Seperti kasus penembakan direktur Perusahaan Rajawali Banjaran (PRB) Nasruddin Zulkarnain yg diduga turut terlibat ketua KPK Antasari Azhar.

Penembakan Direktur PT Putra Rajawali Banjaran (PRB) Nasrudin Zulkarnaen tampak telah dirancang sedemikian rupa. Asmara, pemerasan dan bau anyir darah bercampur baur bak novel kriminal.

"Awalnya AA tertangkap tangan oleh Nasrudin sedang berkencan di sebuah hotel di Makassar dengan seorang perempuan yang disebut-sebut berinisial Ran," kata sumber detikcom di kepolisian, Jum'at (1/5/2009).

Sejak kejadian itu, Nasrudin kerap kali mengancam akan membeberkan aibnya ke publik. Nasrudin kemudian memeras AA.

Lama kelamaan, AA merasa jengkel dengan sikap Nasrudin yang sering memerasnya. Akhirnya, AA bercerita kepada SH perihal tersebut.


"SH kemudian mempertemukan AA dengan Kombes W," kata sumber.

Untuk mengeksekusi Nasrudin ini diperlukan biaya yang besar, sehingga akhirnya AA meminta bantuan dana kepada SH. SH kemudian memberikan dana sebesar Rp 5 miliar.

Kombes W lalu membantu mencarikan eksekutor melalui Je, seorang pengusaha kelautan. Je dijanjikan akan diberi upah sejumlah uang miliaran rupiah jika bisa membantu mencarikan eksekutor.

Je menyanggupi dan akhirnya bertemu dengan Ed. Ed dijanjikan akan
diberi upah Rp 500 juta bila bisa mencari orang yang berani menembak Nasrudin.

Ed lantas merekrut Hen dan Am serta Fran, warga Timor Leste yang pernah ikut perang. Mereka bertiga, termasuk Ed, berperan sebagai pem-back up
eksekutor.

"Hen, Am dan Fran mencari eksekutornya," tutur sumber.

Lalu mereka bertemu dengan Dan (eksekutor) dan Her (joki motor). Keenam orang lapangan yang terdiri dari Ed, Fran, Hen, Am, Dan dan Her dibayar Rp 500 juta oleh Je.

"Setiap orang mendapat jatah sekitar Rp 70 juta. Namun, baru diberi Rp 25
juta," kata sumber itu.

Setelah skenario dibuat, barulah tim lapangan mengincar Nasrudin. Tim
lapangan sudah mengincar Nasrudin selama 1 minggu sebelum ditembak.

"Mereka survei terlebih dahulu. Tanya-tanya sama caddy di Modernland
pulangnya Nasrudin jam berapa," urainya.

Setelah mempelajari kegiatan Nasrudin, tim baru menentukan hari H-nya. Nasrudin akhirnya tewas ditembak pada 14 Maret 2009 sepulang dari main golf. Dari dua kali tembakan, satu tembakan meleset dan satu peluru bersarang di kepalanya hingga membuat Nasrudin tewas pada 15 Maret siang.

Rani Juliani, Gadis Manis di Antara Dua Pejabat
Masalah perempuan. Itulah isu yang santer terdengar dalam kasus pembunuhan Direktur PT Putra Rajawali Banjaran (PRB) Nasrudin Zulkarnaen. Konon, pembunuhan berencana itu terjadi karena cinta segitiga antara wanita itu, Nasrudin dengan pejabat tinggi negara.

Siapa perempuan yang lekat di hati kedua pria yang telah berumur itu? Secantik apakah wanita yang jadi pemicu konflik direktur dan pejabat negara begitu? Itulah beberapa pertanyaan publik yang muncul. Publik tentu penasaran mengapa seorang pejabat tinggi negara sampai tega membunuh hanya gara-gara perempuan.

Sumber di kepolisian menyebut, gadis itu bernama Rani Juliani. Gadis berusia 22 tahun itu konon pernah menjadi caddy di Modernland, tempat biasa Nasrudin bermain golf. Sumber kepolisian kadang menyebut perempuan itu Tika, kadang inisial K.

Dari blog pribadi Rani di blogspot.com, Sabtu (2/5/2009), gadis berbintang cancer itu tercatat sebagai mahasiswi di STIMIK Raharja Tangerang. "Karena Raharja berfokus kepada bidang yang saya minati yaitu bidang komputer sehingga dalam mengembangkan minat saya menjadi mudah," begitu tulis Rani dalam postingan berjudul 'Mengapa Saya Memilih Perguruan Tinggi Raharja'.

Blog tersebut tidak terlalu aktif. Sejak dibuat pada November 2008, hanya ada dua tulisan yang ditulis gadis berambut panjang itu. Rani juga memajang fotonya yang sedang berpose di tengah padang rumput, diduga lapangan golf.

Dalam profilnya, Rani menulis ingin menjadi seorang wanita karir yang sukses dan mapan. Gadis kelahiran 1 Juli 1986 itu juga mengaku menyukai film-film James Bond.

"Saya seorang gadis yang manies menurut pengamatan orang-orang di sekeliling aku. Diriku lahir pada tanggal 01 Juli 1986, jangan lupa ngado yah. Aku anak ke 3 dari 4 saudara, tadinya mau bungsu, tapi bonyok gue doyan," begitu tulisnya dalam 'Mengenai Saya'.

Sejak nama Rani disebut-sebut, blog tersebut ramai dikunjungi pembaca. Itu terbukti dari banyaknya komentar yang ditinggalkan para pengunjung. Namun banyak pengunjung yang mencaci perempuan yang keberadaannya kini tak diketahui itu.

mau liat blog rani, lumayan lah blog si rani, ada musiknya lagi.silakan klik disini

Labels:


posted by fahmi @ 4:28 PM   0 comments
Thursday, April 16, 2009
Politik Puree Singkee dan kaitannya dengan Keikhlasan berpolitik
Prosesi pemilu di negeri ini telah menciptakan sebuah pertarungan politik di luar dan di dalam parpol yang sangat keras, khususnya di legislatif, yang dikalkulasi secara politik, jika tidak hati-hati dapat membuat otak miring. Bayangkan, sebanyak 11.215 caleg memperebutkan 560 kursi DPR, dan 1.109 orang bersaing mendapatkan 132 kursi DPD. Selain itu, sekitar 112.000 orang bertarung untuk mendapatkan 1.998 kursi di DPRD provinsi dan 1,5 juta orang bersaing merebut 15.750 kursi DPRD kabupaten/kota.

Pertanyaan, bagaimana menghadapi “semacam” tragedi pascapemilu, yang bersenyawa dengan psikologi politisi yang kalah, dan konflik akibat berbagai kekecewaan massa? Apakah yang kalah akan mengakui keunggulan yang menang. Ataukah yang kalah akan mengobarkan ketidakpuasan dengan memprovokasi massa yang dapat memuncratkan konflik horizontal? Atau, yang lebih tragis lagi, apakah barisan orang-orang kalah itu akan menjadi penghuni baru di rumah sakit jiwa?
Sejumlah persoalan yang biasa menyembul pascapemilu adalah munculnya kekecewaan dan keputusasaan dari kelompok atau pihak yang kalah, yang kemudian melahirkan konflik. Apalagi jika kekecewaan itu dipicu lagi oleh kecurigaan adanya kecurangan pemilu seperti penggelembungan daftar pemilih, politik uang, dan sejumlah pelanggaran lain yang menyulut emosi massa.

Kenyataannya di lapangan dalam beberapa hari ini (pasca pemilu legislatif 2009) telah banyak kita saksikan sikap aneh dari para caleg yang ikut bertarung memperebutkan kursi di parlemen. Keanehan sikap para caleg ini disebabkan oleh perolehan suara yang tidak memadai atau minimnya suara yang diperoleh di tempat atau daerah pemilihannya. Akibatnya berimbas kepada sikap dirinya sendiri (caleg) dan juga berimbas kepada masyarakat daerah pemilihannya.


Fenomena Puree Singkee
Di Aceh telah terjadi beberapa kasus penarikan kembali bantuan atau sumbangan para caleg dari masyarakat di daerah pemilihannya. Penarikan bantuan atau sumbangan ini dalam masyarakat Aceh dikenal dengan Puree Singkee. Di Meureudu Timses Golkar juga Tarik Kembali Kain Sarung yang telah diberikan pada masyarakat saat masa kampanye. Kemudian di Aceh Utara, tepatnya di daerah BTN ARUN Paloh Lada, seorang caleg dari Partai Bulan Bintang (PBB) juga melakukan penarikan kembali bantuan yang telah diberikan kepada masyarakat BTN ARUN. 2 (dua) hari sebelumnya tanggal 14 april, di pidie jaya seorang caleg dari partai pembangunan Daerah (PPD) juga telah menarik kembali bantuan kain sarung dari warga. Menariknya penarikan ini dilakukan oleh bapak dari sang caleg karena kecewa terhadap warga yang tidak memilih anaknya dalam pemilu 9 April beberapa hari yang lalu.

Keikhlasan
Melihat fenomena puree singkee (penarikan kembali bantuan/pemberian) tersebut, para caleg harus bisa mengingat kembali pada saat-saat sebelum dia menyatakan siap untuk menjadi caleg. Apakah selama ini di parpol tempat dia bernaung telah diajarkan pendidikan politik yang memadai? Atau apakah para caleg yang telah memberikan bantuan kepada masyarakat sudah benar-benar ikhlas?

Dalam hal ini, budaya siap menang siap kalah harus dibangun lewat pendidikan politik parpol. Artinya, siap menang-siap kalah bukan sekadar slogan belaka, tetapi harus menjadi sebuah etika politik yang wajib diperhatikan oleh para caleg yang terlibat dalam persaingan perebutan kekuasaan. Sikap siap menang dan siap secara berani mengaku kalah ini hanya terjadi jika dalam diri para caleg itu telah tumbuh subur kedewasaan politik, kecerdasan politik dan ketulusan atau keikhlasan politik. Keikhlasan politik khususnya dapat terjadi jika di dalam diri para politisi telah tertanam motivasi dalam perjuangan politiknya, yakni ingin menyejahterakan rakyat, tidak lebih.

Ketiadaan keikhlasan dalam berpolitik biasanya selalu melahirkan kekecewaan dan penysalan ketika menghadapi kekalahan. Dan ini terbukti dari kasus-kasus puree singkee seperti di atas. Apalagi misalnya, persaingan yang berujung pada kekalahan itu telah menelan materi yang tidak sedikit, hingga rumah digadai dan mobil dijual. Celakanya, penyesalan itu bermuara pada keputusasaan yang tidak dapat terkontrol, yang akhirnya melahirkan sakit jiwa dan sikap-sikap aneh seperti di atas.

Labels:


posted by fahmi @ 7:50 PM   0 comments
Blog ini bermanfaat lho
Pasang ya linknya
Blog Sharing
Copy kode di bawah ini:


About Me
Latest Entries
Archieves
Name :
Web URL :
Message :
:) :( :D :p :(( :)) :x

Google Groups Group Atjeh
Mencari Arsip di groups.google.co.id

Aceh Forum Community

Get it from CNET Download.com!
Blog Tutorial
Blog Sharing
Blog Tutorial & Tips
my fren

Template-By

Visit Me Klik It

banner2

Credite

15n41n1

TopOfBlogs

Technology

100 Blog Indonesia Terbaik

Top Personal blogs

GoLedy.com

Directory of Personal Blogs

Google PageRank Checker

DigNow.org

Validated

Valid XHTML 1.0 Transitional